WordPress dan Identitas Blogger


Wordpress.org dan Identitas Blogger

 

(English Version)

 

 

Beberapa hari terakhir, wordpress.org menjadi salah satu fokus pembicaraan banyak pihak, terutama kalangan muslim di Indonesia. Khususnya tentang muatan kartun nabi oleh sebuah blog yang bernaung dibawah wordpress.org, dimana hampir lima juta blog telah menggunakan wordpress.org, sebagai provider system informasi (http://wordpress.org/about/).

Kontan, muatan kartun tersebut memancing reaksi dari kalangan muslim di Indonesia. Beberapa diantaranya meminta agar wordpress.org serta merta menutup blog tersebut, atau setidaknya tidak menyebarluaskan (lagi) materi yang menyinggung hati kaum muslim di dunia. Bahkan ada beberapa pihak yang meminta agar wordpress.org menginformasikan identitas pemilik blog tersebut. Tentang hal ini (memberikan identitas bloger), sejauh mana kewajiban wordpress.org membuka ”rahasia” tersebut?

 

I.                   UU Pers

Di dalam sistem hukum Indonesia, khususnya sesuai dengan UU Nomor 40 Tahun 199 (UU Pers), wordpress.org (http://wordpress.org) adalah institusi pers yang melaksanakan kegiatan jurnalistik meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan, suara, gambar, suara dan gambar, serta data dan grafik maupun dalam bentuk lainnya dengan menggunakan media cetak, media elektronik, dan segala jenis saluran yang tersedia.

Pada Pasal 16 UU ini, dinyatakan bahwa peredaran pers asing dan pendirian perwakilan perusahaan pers asing di Indonesia disesuaikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Artinya, sebagai institusi pers yang juga beredar di Indonesia, wordpress.org wajib hukumnya untuk tunduk pada ketentuan hukum Indonesia.

Dalam UU Pers Pasal 5 ayat 1, dinyatakan bahwa lembaga pers berkewajiban memberitakan peristiwa dan opini dengan menghormati norma-norma agama dan rasa kesusilaan masyarakat serta asas praduga. Ketentuan inipun harus dijunjung tinggi wordpress.org. Bagaimana jika tidak? Pada 18 ayat 2, dinyatakan bahwa pelanggaran atas ketentuan ini dipidana dengan pidana denda paling banyak Rp. 500.000.000,00 (Lima ratus juta rupiah).

Lebih jauh dalam UU Pers, diatur juga tentang hak tolak, dimana wartawan (orang yang mengumpulkan berita), berhak untuk menolak untuk mengungkapkan nama dan atau identitas lainnya dari sumber berita yang harus dirahasiakannya. Dalam Penjelasan Pasal 4 ayat 4 dinyatakan bahwa Tujuan utama Hak Tolak adalah agar wartawan dapat melindungi sumber-sumber informasi, dengan cara menolak menyebutkan identitas sumber informasi. Hal tersebut dapat digunakan jika wartawan dimintai keterangan oleh pejabat penyidik dan atau diminta menjadi saksi di pengadilan. Hak tolak dapat dibatalkan demi kepentingan dan keselamatan negara atau ketertiban umum yang dinyatakan oleh pengadilan.

Jadi sesuai dengan hukum Indonesia, wordpress.org, pada dasarnya tidak berkewajiban menginformasikan data / identitas blogger (kartun nabi), tetapi jika pengadilan menyatakan untuk membatalkan hak tolak, atas dasar kepentingan ketertiban umum dan kepentingan nasional, maka sebagai subyek hukum, wordpress.org harus membatalkan hak tolaknya. Dengan kata lain, wordpress.org wajib memberikan data dan informasi seputar identitas blogger.  

 

II.               UU Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE)

Selain merujuk pada UU Pers, dalam UU Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), wordpress.org merupakan subyek penyelenggara sistem informasi. UU ini memberikan definisi yang jelas tentang sistem informasi, yang terdiri atas serangkaian perangkat dan prosedur elektronik yang berfungsi mempersiapkan, mengumpulkan, mengolah, menganalisis, menyimpan, menampilkan, mengumumkan, mengirimkan, dan/atau menyebarkan Informasi Elektronik.

Lebih lanjut, sesuai dengan UU ITE, juga memberikan deskripsi yang jelas tentang informasi elektronik, yang merupakan satu atau sekumpulan data elektronik, termasuk tetapi tidak terbatas pada tulisan, suara, gambar, peta, rancangan, foto, electronic data interchange (EDI), surat elektronik (electronic mail), telegram, teleks, telecopy atau sejenisnya, huruf, tanda, angka, Kode Akses, simbol, atau perforasi yang telah diolah yang memiliki arti atau dapat dipahami oleh orang yang mampu memahaminya.

Pada Pasal 2 UU ITE, dinyatakan bahwa Undang-Undang ini (UU ITE) berlaku untuk setiap Orang yang melakukan perbuatan hukum sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini, baik yang berada di wilayah hukum Indonesia maupun di luar wilayah hukum Indonesia, yang memiliki akibat hukum di wilayah hukum Indonesia dan/atau di luar wilayah hukum Indonesia dan merugikan kepentingan Indonesia.

Sebagai penyelenggara sistem informasi, wordpress.org harus tunduk pada ketentuan ini. Termasuk Blogger ”nakal” tersebut harus mempertanggungjawabkan perbuatannya yang nyata-nyata merugikan kepentingan Indonesia.

Pasal 28 ayat 2 Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Tentulah (semoga) wordpress.org bukan-lah pihak yang berniat menyebarkan informasi agar terjadi permusuhan, atau setidaknya bukan sebagai pelaku (Pleger) atau pembuat (dader). Namun, karena blog tersebut bernaung dibawah wordpress.org, maka posisi wordpress.org berpotensi menjadi turut serta (medeplager) atas perbuatan pidana sistem elektronik tersebut.

Bagaimana jika ketentuan ini (Pasal 28 ayat 2) dilanggar? Pasal 45 ayat 2 adalah jawabannya dimana pelanggaran atas ketentuan ini dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah). Tentu, ini adalah pidana bagi pelaku (Pleger). Bagaimana sanksi untuk yang turut serta (medepleger)? Dalam pasal 55 KUHP sebagai sistem hukum pidana di Indonesia telah mengatur bahwa siapa yang turut serta melakukan tindak pidana, dipidana sebagai pelaku tindak pidana, alias sama sanksi-nya dengan pelaku (pleger).

Bagaimana agar terhindar dari risiko hukum tersebut? Beberapa hal berikut perlu dipertimbangkan manajemen wordpress.org;

1.     Konten tentang kartun pada blog tersebut harus dihapus, dan tidak perlu menyebarkan informasi, atau dan lain-lain sebagaimana dimaksud pada UU ITE.

2.     Kooperatif terhadap aparat hukum Indonesia untuk memberikan informasi yang dianggap perlu terkait dengan konten yang memancing reaksi umat muslim.

3.     Sesuai prinsip humanisme, silakan sampaikan rasa empati (termasuk juga minta maaf) kepada umat muslim, terutama di Indonesia bahwa wordpress.org tidak bermaksud melanggar ketentuan Pasal 28 UU ITE, dan ketentuan lain yang sejenisnya, serta tidak bermaksud menyakiti hati umat muslim di dunia.  

4.     Untuk masa yang akan datang, agar lebih selektif terhadap blogger, agar dalam aktifitas blogging-nya tidak bertentangan dengan hukum yang berlaku dan norma agama.

 

Demikian, semoga bermanfaat.

 

Wassalam,

 

 

Imron Munfaat

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: